Jumat, 20 Desember 2013

Apakah kita masih saling mengharapkan?

Semuanya masih sama, detak jantung ini, hati ini, tatapan mata, senyuman, semuanya sama belum ada yg benar-benar berbeda antara aku dan kamu. Walaupun hanya ada satu yang benar-benar telah hilang dan berbeda yaitu kita.

Iya kita, aku dan kamu. Sebuah kalimat sederhana yang setiap hari hampir terucap oleh mulut ini.

Mengapa dulu kita benar-benar pergi meninggalkan semuanya? Jika sekarang aku dan kamu masih saling berharap. Mengharapkan semuanya kembali terulang dalam hidup.

Sulit untuk kembali dan mengulang semuanya dengan benar-benar baik. Waktu kita memang selalu salah, bahkan tidak ada lagi kesempatan untuk kita saling mengungkapkan bahwa kita masih saling berharap.

Semua catatan diary masa depan yang dulu kita buat seakan telah hangus tak ada artinya lagi. Aku dan kamu hanya saling berharap dalam doa, berharap semuanya benar-benar akan nyata.

Hari-hari yang kulewati kini seakan hampa. Tak ada kamu yg biasa menyanyikan lagu sebelum aku tertidur pulas, tak ada kamu yang menyambut pagi ku dengan ucapan yang membuat mataku tak lagi mengantuk, tak ada lagi kamu yang memperhatikan ku.

Seakan aku benar-benar berharap untuk kita lagi.. Semuanya tentang kita.. Dan apakah kau merasakan semua kehampaan yang kurasakan tanpa adanya kita? Kalau iya.. Apakah kita masih saling mengharapkan?..

1 komentar:

  1. Keren kata-katanya, sulit untuk kembali dan mengulang semuanya dengan benar-benar baik ^_^

    aldirahmanuntoro.blogspot.com

    BalasHapus